SIGI – Gabungan Tim Search and Rescue (SAR) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), terjunkan dua anjing pelacak di Air Terjun Wera, Selasa (27/02/2024).
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, mengungkapkan, Tim SAR yang terdiri dari Ditsamapta, Ditpolairud, dan Polres Sigi telah ke lokasi kejadian sejak pagi tadi.
“Tim SAR Polda Sulteng dari Ditsamapta, Ditpolairud dan Polres Sigi hari ini diturunkan di TKP,” ungkap Djoko dihadapan awak media.
Ia mengatakan, Tim SAR Polda Sulteng akan bersinergi bersama Tim SAR Palu yang lebih dulu berada di lokasi kejadian.
“Tim SAR Polda Sulteng tentunya akan bersinergi dengan Tim SAR Kota Paluyang terlebih dahulu berada di TKP bersama BPBD Sigi dan masyarakat setempat,” katanya.
Djoko menyebut, Tim SAR Polda Sulteng turut diperkuat dua ekor anjing pelacak.
“Tim SAR Polda Sulteng selain dilengkapi sarana prasarana yang dimiliki turut diperkuat 2 ekor anjing pelacak,” sebutnya.
Ia berharap, pencarian yang dilakukan hari ini segera membuahkan hasil. Kabidhumas juga meminta doa dari masyarakat agar diberikan kemudahan saat proses pencarian korban yang terseret arus di Air Terjun Wera.
Sebelumnya, sebanyak tiga remaja terseret air sungai di Air Terjun Wera, Desa Balumpewa, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Senin (26/02/2024) sore waktu setempat.
Dari tiga remaja itu, remaja bernama Manadila (17) beralamat Baliase berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara dua remaja lainnya bernama Nurhidayah (18) alamat Jalan Basuki Rahmat dan Muhajirin (19) alamat Jalan Setiabudi dalam proses pencarian. (Rendy Zulkarnaen)