PALU – Pesawat bergambar animasi Pokemon mendarat di Bandar Udara (Bandara) Mutiara Sis Al Jufri Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (25/02/2024).
Diketahui, pesawat bergambar Pikachu dan kawan-kawannya itu milik maskapai Garuda Indonesia.
Pesawat dengan gambar Pokemon itu tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri pada pukul 14.38 WITA.
Pesawat Garuda Indonesia berjenis Boeing 737 dengan nomor penerbangan GA608 bertolak dari Makassar tujuan Palu.
Pada pukul 16.19 WITA, pesawat tersebut diketahui telah bertolak ke Bandara Hasanuddin di Makassar.
Sebelumnya, Garuda Indonesia telah menjalin kemitraan strategis dengan The Pokemon Company dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Adapun inisiasi kemitraan tersebut direpresentasikan melalui penandatangan MoU yang ditandatangani oleh Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno.
Serta bersama dengan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra dan Corporate Officer Deputy General Manager The Pokemon Company, Susumu Fukunaga pada Selasa (30/5/2023) lalu di Jakarta.
Melalui kemitraan tersebut, Garuda Indonesia dan The Pokemon Company meluncurkan “Pokémon Air Adventures”.
Dengan menghadirkan livery khusus karakter Pokémon pada 2 armada B737-800 NG Garuda Indonesia pada akhir tahun 2023.
Termasuk menghadirkan berbagai produk merchandise kolaborasi bersama yang dapat diperoleh masyarakat dan pengguna jasa melalui GarudaShop.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan, kolaborasi merupakan langkah adaptif bersama untuk menggarap pangsa pasar wisatawan domestik dan regional.
“Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa berada di garda terdepan dalam mendukung pertumbuhan pariwisata nasional yang menyajikan sebuah inisiatif pendekatan aktivitas wisata di Indonesia dengan menghadirkan tokoh karakter anime dan game online,” kata Irfan.
Ia berharap, kerja sama tahap awal bersama perusahaan tersebut dapat membawa manfaat berkelanjutan.
“Kami berharap, kerja sama tahap awal yang dilaksanakan pada kesempatan ini dapat membawa manfaat berkelanjutan yang tidak hanya dirasakan oleh seluruh pihak yang bekerja sama, melainkan utamanya masyarakat Indonesia,” harapnya. (Rendy Zulkarnaen)