PALU – Aspar Jaelolo atau kerap disapa baboon merupakan salah satu atlet kebanggaan Sulawesi Tengah yang telah menjuarai berbagai kompetisi olahraga panjat tebing pada nomor speed.
Guna mencari atlet penerusnya, Aspar bersama empat kawan sekampungnya, Rifky Fahyul, Putri, Syarif dan Rahmat Hidayat pun turut mendirikan Aspar Jaelolo Climbing Club (AJCC).
Dibentuk di tanah kelahirannya, Wani, Kabupaten Donggala AJCC diresmikan lembaga hukum pada 17 Agustus 2018.
“Kami pake namanya Aspar Jaelolo karena mengingat dia salah satu atlet kebanggaan Sulawesi Tengah,” kata salah satu pendiri AJCC, Rahmat Hidayat (33 tahun), Sabtu, 24 Februari 2024.
Rahmat mengungkapkan, tujuan dibentuknya AJCC guna mewadahi minat dan bakat anak-anak di Wani pada olahraga panjat tebing.
“Di Wani itu banyak bibit-bibit atlet panjat, jadi kalau kita poles lagi kami percaya mereka bisa jadi atlet panjat tebing di masa mendatang,” tutur Rahmat.
Rahmat mengungkapkn, dinding panjat dibangun menggunakan uang pribadi Aspar Jaelolo sewaktu menjuarai Asian Games 2018.
“Langkah awalnya pembangunan dinding panjat yang kami bangun di Wani pakai uang pribadinya Aspar Jaelolo,” ungkap Rahmat.
AJCC saat ini tengah mempersiapkan dua orang atlet putra putri untuk bertanding pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh 2024.
“Untuk saat ini kami sedang mempersiapkan dua atlet putra putri untuk kejuaraan PON,” tutupnya. (Nasrullah Adyaksa Malonda)