PALU – Mahasiswa yang berkuliah di Kota Palu, Sulawesi Tengah, merindukan kampung halaman jelang bulan Ramadan.
Ramadan merupakan salah satu bulan yang paling dinanti oleh banyak umat Islam di seuruh dunia.
Pasalnya di bulan itu, Ramadan menjadi momen untuk berkumpul keluarga sekaligus menjalankan ibadah puasa bersama.
Sayangnya, tidak semua orang bisa berpuasa bersama keluarga, misalnya mahasiswa yang tengah merantau untuk menempuh pendidikan.
Kiki Alhaddad, salah satu mahasiswa Universitas Tadulako berasal dari Gorontalo mengaku, harus jauh dari kampung halaman pada Ramadan 2024 nanti.
“Pasti rasanya beda kalau puasa tahun ini, apalagi kalau kepala puasa (awal puasa) semua orang bakumpul sama keluarganya tapi cuma kita yang tidak pulang,” ucap Kiki, Selasa, 20 Februari 2024.
Ia mengungkapkan, momen yang paling dirimdukan di bulan suci teraebut adalah ngabuburit bersama rekan sejawat di kampung halaman.
Beda cerita dengan Cindy Marshelina, mahasiswi Universitas Tadulako asal Kabupaten Buol yang sudah dua tahun belum bertemu dengan keluarganya.
Cindy mengatakan, menjalani hari hari di bulan Ramadan pada Maret hingga April nanti, jauh dari keluarga bukanlah masalah baginya.
“Biasa saja, tapi tetap kalau ditanya rindu keluarga pastinya iya,” katanya.
Sedangkan untuk momen yang paling dirindukan Cindy pada bulan Ramadan ialah membangunkan seisi rumahnya untuk melaksanakan sahur.
“Biasanya saya kan nda tidur, jadi saya yang bangunkan orang dirumah untuk sahur,” tutupnya.